Hukum dan Tata Cara Mengubur Ari-Ari dengan Benar Dalam Islam

/

Cara Mengubur Ari Ari Bayi Baru Lahir

Mengubur ari ari

Ari ari bayi atau disebut “Plasenta” adalah organ yang menyediakan oksigen dan nutrisi bagi bayi untuk melakukan pertumbuhan dan perkembangan saat dalam kandungan.

Selain itu, plasenta juga berperan sebagai pelindung bayi terhadap kuman dan bakteri yang ada dalam tubuh ibu sehingga bayi dalam kandungan tetap dalam keadaan sehat. Plasenta jugalah yang menjadi penghalang agar sel-sel bayi tidak masuk ke dalam aliran darah ibu, sehingga bayi dalam kandungan tidak disangka sebagai sel asing oleh tubuh Anda.

Setelah melahirkan, ada banyak kegiatan atau kebiasaan yang dilakukan masyarakat indonesia contohnya yaitu Mengaqiqahi anak, dan Mengubur Ari-Ari.

Salah satu ritual penting yang harus dilakukan oleh para ayah adalah mengubur ari-ari tersebut. Proses mengubur ari-ari ini tentunya tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Ada tata cara tertentu yang harus diikuti, sesuai adat dan tradisi, atau bahkan menurut pandangan islam.

Hukum Mengubur Ari-Ari dalam Islam

Hadits riwayat Aisyah, bahwa beliau mengatakan,

كان يأمر بدفن سبعة أشياء من الإنسان الشعر والظفر والدم والحيضة والسن والعلقة والمشيمة

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mengubur tujuh hal potongan badan manusia; rambut, kuku, darah, haid, gigi, gumpalan darah, dan ari-ari.

Hadits diatas disebutkan dalam Kanzul Ummal no. 18320 dan  Al-Jami As-Shagir riwayat Al-Hakim, dari Sayyidah Aisyah.

 

Hadits riwayat Abdul Jabbar bin Wail dari bapaknya, beliau mengatakan,

أنَّ النَّبِيّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُ بِدَفْنِ الشَّعْرِ وَالْأَظْفَارِ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mengubur rambut dan kuku.” (HR. Baihaqi dalam kitab Syu’abul Iman, no. 6488)

Berhujjah dengan hadits diatas, Jumhur ulama menganjurkan agar setelah bayi lahir ari ari segera dikubur sebagai bentuk memuliakan Bani Adam. Karena bagian dari memuliakan manusia adalah mengubur bagian tubuh yang terlepas, salah satunya ari-ari. Disamping itu, tindakan semacam ini akan lebih menjaga kebersihan dan tidak mengganggu lingkungan.

As Suyuthi mengatakan,

Beliau menyuruh untuk mengubur rambut, kuku, darah, .. dan ari-ari, karena semua benda ini adalah bagian dari tubuh manusia, sehingga benda ini dimuliakan sebagaimana keseluruhan badan manusia dimuliakan.” (As-Syamail As-Syarifah, Hal. 271)

Dalam kitab Nihayatul Muhtaj dikatakan bahwa Hukum Mengubur Ari Ari Bayi Menurut Islam ini adalah dianjurkan.

وَيُسَنُّ دَفْنُ مَا انْفَصَلَ مِنْ حَيٍّ لَمْ يَمُتْ حَالاًّ أَوْ مِمَّنْ شَكَّ فِي مَوْتِهِ كَيَدِ سَارِقٍ وَظُفْرٍ وَشَعْرٍ وَعَلَقَةٍ ، وَدَمِ نَحْوِ فَصْدٍ إكْرَامًا لِصَاحِبِهَا

Dan dianjurkan mengubur anggota badan yang terpisah dari orang yang masih hidup dan tidak akan segera mati, atau dari orang yang masih diragukan kematiannya, seperti tangan pencuri, kuku, rambut, ‘alaqah (gumpalan darah), dan darah akibat goresan, demi menghormati orangnya”.

 

Kendati demikian, Imam Ahmad menambahkan beberapa qoul, “Boleh mengubur rambut dan kuku. Namun jika tidak dilakukan, kami berpendapat, tidak mengapa.” Keterangan beliau ini diriwayatkan oleh Al Khallal dalam At Tarajjul, Hal. 19.

Tata Cara Mengubur Ari Ari Yang Baik Dan Benar Dalam Islam

1. Siapkan Ari-Ari

Sebelum dikubur, sebaiknya ari-ari dicuci terlebih dulu. Lalu siapkan bahan seperti garam, asam jawa, jeruk nipis dan kain putih sebagai persiapan untuk mengubur ari-ari. Beberapa orang juga menggunakan kendi dari tanah liat sebagai wadah ari-ari sebelum dikubur.

2. Mencuci Ari-Ari

Cucilah ari-ari, bersihkan sisa darah yang menempel padanya. Gosokkan garam kasar dan asam jawa. Cuci di bawah air mengalir agar bersih secara tuntas.

3.Gunakan Garam Kasar

Gunakan garam kasar dan bukan garam halus. Taburkan di atas ari-ari, bila ari-ari sudah mulai membusuk, beri perasan jeruk nipis untuk menghilangkan baunya.

4. Bungkus Ari-Ari

Setelah ari-ari selesai dicuci, bungkus dengan kain putih. Ikat dengan kuat. Lalu letakkan di dalam kendi. Pastikan tanah tempat Anda hendak mengubur ari-ari cukup lembab dan mudah untuk dicangkul.

5. Buat Lubang di Dalam Tanah

Buat lubang yang cukup dalam di tanah, sekitar setengah meter, sebelum menaruh ari-ari di dalamnya dan menutup kembali lubang tersebut dengan rapat.

Hal ini dimaksudkan agar hewan liar tidak mencium bau ari-ari dan menggalinya. Bila perlu, letakkan batu besar di atas kuburan ari-ari untuk menghindari hewan liar menggali ari-ari tersebut.

6. Baca Shalawat

Mengubur ari-ari bisa dilakukan dengan membaca bismilah dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

*TheAsianParent

Dan itulah Hukum dan Tata Cara Mengubur Ari-Ari dengan Benar Dalam Islam. Semoga bermanfaat ^_^

Leave a Comment