Mengatasi Mual Saat Hamil Dengan Pola Makan Berikut Ini

/

Cara Mengatasi Mual Saat Hamil

Mengatasi Mual saat Kehamilan

Mual dan muntah bisa menjadi salah satu tanda pertama kehamilan dan biasanya akan mulai sekitar minggu ke-6 kehamilan. Hal ini dapat terjadi kapan saja, dan bagi sebagian besar wanita, kebanyakan berhenti setelah 12 minggu kehamilan.

Penyebab Mual Selama Kehamilan

Penyebab pasti mual saat hamil masih belum diketahui dengan pasti. Namun, mual pada wanita hamil kerap dihubungkan dengan beberapa faktor, di antaranya:

  • Produksi hormon kehamilan. Ketika sel telur yang sudah dibuahi menempel pada dinding rahim, tubuh akan memproduksi hormon human chorionic gonadotropin (HCG). Hal inilah yang diduga menyebabkan mual. Jadi, rasa mual yang muncul merupakan pertanda bahwa tubuh sedang memproduksi hormon yang dibutuhkan untuk kehamilan.
  • Adanya peningkatan kadar hormon estrogen.
  • Sensitivitas terhadap aroma atau bau tertentu meningkat.
  • Penelitian menemukan bahwa sebagian wanita mengalami mual saat stres.
  • Infeksi saluran kencing dapat menyebabkan mual dan muntah. Untuk itu, segera periksa ke dokter jika nyeri atau keluar darah saat Anda buang air kecil.
  • Sebagian wanita hamil cenderung lebih berisiko mengalami mual saat hamil terutama jika sebelumnya mereka sudah sering mengalami mual dalam perjalanan, mual saat menggunakan kontrasepsi yang mengandung estrogen, sedang mengandung anak pertama, mengandung bayi kembar, atau mengalami obesitas.

Apakah Berbahaya ?

Mual pada ibu hamil sebenarnya wajar dan tidak membahayakan janin di dalam kandungan, selama ibu masih cukup makan dan minum. Namun, apabila frekuensi mual dan muntahnya berlebihan, tetap harus diwaspadai. Jika keluhan mual saat hamil mengganggu nafsu makan sehingga asupan nutrisi yang dikonsumsi berkurang, ibu hamil mungkin akan memerlukan asupan nutrisi dari suplemen tambahan.

Kapan Mual Saat Hamin Ini Akan Mereda ?

Dilansir dari Baby Center, mual biasanya mulai sekitar usia kehamilan 6 minggu. Tetapi hal ini juga bisa terjadi pada usia 4 minggu kehamilan. Dalam beberapa kasus ibu hamil, dibutuhkan waktu sekitar 1 bulan sampai rasa mual berkurang. Namun, kondisi ini mungkin akan datang dan pergi sepanjang kehamilan.

Pola Makan Ibu Hamil Muda Agar Tidak Mual

Lakukan:

  • Makanlah dalam porsi kecil sesering mungkin.
  • Minumlah di siang hari untuk menghindari dehidrasi.
  • Makan apa pun yang Anda suka makan, kapan pun Anda bisa.
  • Minta orang lain untuk memasak untuk Anda, buka jendela, atau nyalakan kipas angin jika baunya mengganggu Anda.
  • Beristirahat banyak dan tidur di siang hari.
  • Hindari tempat yang hangat, Perasaan panas menambah rasa mual.
  • Menghirup lemon atau jahe, minum limun atau makan semangka untuk meredakan mual.
  • Makan keripik kentang asin
  • Olahraga

Jangan Lakukan:

  • Jangan berbaring setelah makan.
  • Jangan melewatkan waktu makan.
  • Jangan biarkan kondisi ini tidak diobati.
  • Jangan memasak atau makan makanan pedas.

Apa itu hiperemesis gravidarum ?

Hiperemesis gravidarum (HG) adalah kondisi morning sickness (mual) yang berlebihan di masa kehamilan, menyebabkan mual dan muntah yang parah. Kondisi ini menyebabkan dehidrasi, gangguan metabolisme (tingkat zat kimia yang disebut elektrolit dan keton yang tidak normal), dan penurunan berat badan yang cepat. Orang yang mengalami kondisi ini harus dirawat di rumah sakit. Komplikasi hiperemesis gravidarum dapat menjadi serius dan terkait dengan ginjal, sistem saraf, dan kerusakan hati. Yang paling penting adalah untuk secepatnya pergi berobat kerumah sakit karena Hiperemesis Gravidarum ini dapat berbahaya bagi Anda dan bayi Anda.

 

Leave a Comment